MY MENU

News

News

Judul
Bidik Produksi 1,37 Ton Emas di 2021, Saham ANTM Ramai Diborong Asing
Penulis
Tetsu Mulia
Tanggal Diciptakan
02/17/2021
Lampiran0
Views
125
Konten

Saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) ditransaksikan mencapai Rp 1,01 triliun pada perdagangan Selasa (16/2/2021) saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,35% di level 6.292. 


Data BEI mencatat, volume perdagangan saham ANTM mncapai 349,27 juta saham.


Harga saham Antam ditutup minus 1,03% di posisi Rp 2.870/saham, belum kembali ke level tertinggi tahun ini di posisi Rp 3.190/saham pada awal Januari lalu.


Dalam sepekan terakhir saham ANTM naik tipis 1,41%, tapi dalam sebulan terakhir saham Antam masih minus 1,37%. 


Tapi pada perdagangan Rabu pagi ini (17/2), saham Antam naik 0,35% di level Rp 2.880/saham.


Kabar baiknya asing masuk ke saham ANTM dengan beli bersih Rp 55,19 miliar pada perdagangan kemarin.


Dalam sepekan terakhir saham Antam diborong asing Rp 301 miliar di pasar reguler, dan sebulam net buy asing Rp 461 miliar di pasar reguler. Rabu pagi ini, aksi beli kembali lagi dengan asing masuk Rp 6,58 miliar.


Tahun ini, Antam fokus menggenjot kinerja produksi dan penjualan komoditas utama, yakni feronikel, bijih nikel, emas dan bijih bauksit.


Anak usaha MIND ID ini menargetkan produksi emas bisa mencapai sebanyak 1,37 ton emas dari tambang Pongkor (Bogor, Jawa Barat) dan Cibaliung (Banten) dan target penjualan sebanyak 18 ton emas.


Target tersebut sebetulnya turun dari capaian kinerja unaudited produksi dan penjualan emas Antam sepanjang 2020 yang masing-masing sebesar 1,67 ton dan  21,79 ton.


Artinya target tahun ini target produksi turun 17,9% dan target penjualan turun 17,39%.


Fokus perusahaan di tahun ini untuk emas adalah pengembangan basis pelanggan logam mulia dalam negeri seiring dengan kesadaran masyarakat dalam berinvestasi emas dan permintaan emas domestik.


Sedangkan untuk produksi dan penjualan feronikel tahun ini ditargetkan sebanyak 26 ribu ton nikel dalam feronikel (TNi). 


Untuk komoditas bijih nikel tahun ini ditargetkan dapat diproduksi sebanyak 8,44 juta wet metric ton (wmt).


Terakhir adalah target penjualan bauksit yang diharapkan sebanyak 3 juta wmt, tumbuh 93% dibanding 1,55 juta wmt di tahun lalu.


Bauksit ini akan digunakan sebagai bahan baku produksi alumina dan penjualan ke pihak ketiga dengan target penjualan sebanyak 2,73 juta wmt, naik 122% dibanding realisasi tahun lalu yang sebanyak 1,23 juta wmt.

Salin URL

Pilih semua URL dibawah untuk disalin

Edit komentar

Masukkan kata sandi untuk mengedit postingan

Hapus komentarHapus postingan

Masukkan kata sandi untuk menghapus postiingan

Customer Service 150350 (Indonesia) Support