MY MENU

News

News

Judul
Targetkan Laba 2021 Melejit 170%, ASSA Jadi Favorit Asing
Penulis
Abinawa Putri
Tanggal Diciptakan
09/21/2021
Lampiran0
Views
213
Konten

Saham PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) beberapa waktu belakangan ini cukup menarik perhatian para investor. Harga sahamnya menanjak signifikan diikuti pembelian oleh para pemodal asing. 

Dalam 3 hari perdagangan terakhir, sahamnya terus menanjak secara berturut-turut dengan total akumulasi kenaikan mencapai 21%. Total nilai beli bersih (net buy) asing pada periode tersebut sekitar Rp 48,77 miliar. 

Selama sebulan terakhir, investor asing mencatatkan net buy pada saham ASSA sebesar Rp 115,20 miliar. Pemicunya adalah optimisme manajemen akan prospek bisnis di tahun ini. 

Manajemen ASSA memasang target agresif bahwa perseroan akan mampu membukukan laba bersih hingga 170% di pengujung tahun 2021 nanti. Adapun, pendapatannya ditaksir tumbuh sekitar 30%. 

Hingga semester I 2021, kinerja perseroan memang kinclong. Laba bersih tercatat melejit 70% dari Rp 43,00 miliar menjadi Rp 72,63 miliar. Kenaikan laba bersih ini buah dari meningkatnya pendapatan yang mencapai 50% yakni dari Rp 1,40 triliun menjadi Rp 2,11 triliun. 

Bisnis logistik perseroan dipercaya mampu menjadi salah satu penghasil cuan tahun ini. Sebaai gambaran, AnterAja berkontribusi sekitar 47% dari total pendapatan ASSA di 6 bulan pertama 2021.

Hingga akhir 2021, perseroan menargetkan, kontribusinya bisa mencapai 55%. AnterAja pada akhir tahun ini ditargetkan dapat mengelola 1 juta paket per harinya. Perseroan juga berupaya meningkatkan kemampuan melalui pemasangan mesin sortir robotik guna mempercepat dan memperbanyak volume yang dapat dilayani.

AnterAja pun sudah mulai memperkuat ekosistem logistik berbasis aplikasi bersama dengan Gojek dan Grab guna melayani lebih banyak pelanggan.

Selain logistik, bisnis rental dan lelang kendaraan pun akan membawa berkah maksimal terhadap perseroan tahun ini. Sepanjang semester I 2021, bisnis lelang otomotif ASSA melalui anak usaha PT JBA Indonesia (JBA) berhasil mencatatkan pertumbuhan sebesar 13% untuk lelang mobil atau mencapai sebanyak 21.000 unit dibanding periode yang sama setahun sebelumnya.

Sejak tahun lalu, sistem lelang online perseroan telah dikembangkan menjadi aplikasi digital yang bisa diunduh dari Google Play Store dan Apple App Store. Tak pelak, jumlah  peserta lelang di masa pandemi meningkat. 

Adanya pendemi COVID-19 dan pemberlakukan pembatasan sosial oleh Pemerintah turut mendorong peningkatan jumlah kendaraan yang ditransaksikan melalui balai lelang.

Tren ini diharapkan akan terus berlanjut hingga akhir tahun, mengingat selama pandemi minat masyarakat dalam membeli kendaraan pribadi lebih tinggi untuk menghindari penularan virus COVID-19 melalui transportasi umum.

Dalam rangka menggenjot kinerja lini bisnis lelang otomotif di tahun ini, perusahaan milik Theodore Permadi Rachmat ini terus memperluas jaringan di 3 kota yaitu Bandung, Kalimantan dan Sulawesi.

Salin URL

Pilih semua URL dibawah untuk disalin

Edit komentar

Masukkan kata sandi untuk mengedit postingan

Hapus komentarHapus postingan

Masukkan kata sandi untuk menghapus postiingan

Customer Service 150350 (Indonesia) Support