MY MENU

News

News

Judul
Aset Melejit, TOWR Siap Head to Head dengan Anak TLKM
Penulis
Abinawa Putri
Tanggal Diciptakan
09/28/2021
Lampiran0
Views
111
Konten

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) akan segera merampungkan aksi akuisisi 90% saham PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR). Jika tidak ada aral melintang, maka akuisisi tersebut akan rampung pada pekan ini. 

TOWR berharap dapat segera mengintegrasikan portofolio milik SUPR ke anak usahanya PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) secara efektif. Sehingga nantinya dapat mengurangi gangguan operasional dan meningkatkan pelayanan kepada para pelanggan.

Seperti diketahui, Protelindo berhasil memenangkan tender (preferred bidder) setelah melalui proses lelang kompetitif selama kurang lebih 4 bulan sejak 6 September 2021. 

Belum lama ini, TOWR telah meneken perjanjian pinjaman dengan 7 bank lokal dan asing senilai Rp 14 triliun. Salah satu tujuannya adalah untuk mendanai aksi korporasi peseroan, termasuk akuisisi. 

Pasca akuisisi, TOWR akan memiliki sekitar 28.000 menara telekomunikasi. Per 30 Juni 2021, TOWR memiliki 21.575 menara, sedangkan SUPR ada 6.422 menara. Dengan jumlah menara tersebut, maka pesaing terdekat TOWR adalah PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel), anak usaha PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM). 

Setelah merampungkan pengalihan 4.000 menara, maka Mitratel kini memiliki lebih dari 28.000 menara. Tujuan TOWR mengakusisi SUPR ini memang ingin memperkuat posisinya sebagai pemilik dan operator menara independen yang melayani operator telekomunikasi Indonesia.

Aksi korporasi ini juga merupakan implementasi salah satu strategi perusahaan yang memungkinkan Sarana Menara Nusantara untuk bertumbuh secara anorganik melalui akusisi aset-aset perusahaan lain yang sejalan dengan kegiatan operasional.

Aksi akuisisi ini berpotensi membuat kinerja dan aset TOWR melejit di akhir tahun. Sepanjang Januari-Juni 2021, emiten milik Grup Djarum ini berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 1,69 triliun, meningkat 30% dari pencapaian di periode yang sama tahun lalu, yakni sebesar Rp 1,30 triliun. 

Kenaikan laba bersih ini ditopang pendapatan yang berhasil tumbuh dari Rp 3,68 triliun menjadi Rp 3,97 triliun di 6 bulan pertama tahun 2021. Adapun total aset perseroan sebesar Rp 34,65 triliun per akhri Juni 2021. 

Salin URL

Pilih semua URL dibawah untuk disalin

Edit komentar

Masukkan kata sandi untuk mengedit postingan

Hapus komentarHapus postingan

Masukkan kata sandi untuk menghapus postiingan

Customer Service 150350 (Indonesia) Support