MY MENU

News

News

Judul
FLASH: Hari Perdana Stock Split, Saham BBCA Tembus Rp 8.250/saham
Penulis
Tetsu Mulia
Tanggal Diciptakan
10/13/2021
Lampiran0
Views
74
Konten

Harga saham bank dengan kapitalisasi pasar terbesar di pasar modal, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) langsung melesat ke level Rp 8.000/saham di perdagangan awal sesi I, Rabu ini (13/10).

Pada hari ini adalah momen pertama perdagangan saham bank milik Grup Djarum ini setelah dilakukan pemecahan nilai nominal (stock split) dengan rasio 1:5.

Di awal perdagangan, menurut data BEI, saham BBCA bahkan sempat menyentuh Rp 8.250/saham.

Pada pukul 09.27 WIB, saham BBCA naik hanya 3,07% di Rp 7.550/saham dengan nilai transaksi Rp 606 miliar dan volume perdagangan 78 juta saham.

Kapitalisasi pasar perusahaan menembus Rp 931 triliun.

Rabu ini menjadi hari pertama saham BCA diperdagangkan dengan nominal baru setelah stock split dengan rasio 1:5.

Dengan demikian, nominal saham BCA dari sebelumnya Rp 62,5/saham menjadi Rp 12,5/saham.

Harga saham perusahaan juga dipecah menjadi Rp 7.320/saham, dari posisi Selasa kemarin di harga Rp 36.600/saham.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja, dilansir CNBC Indonesia, mengatakan perusahaan berkomitmen selalu menjaga soliditas fundamental BCA melalui pertumbuhan kinerja yang berkesinambungan, sehingga memberikan nilai tambah kepada segenap pemegang saham.

"Dengan harga baru yang mulai diperdagangkan hari ini, perseroan berharap harga saham BCA menjadi relatif terjangkau dan mendapat sambutan positif dari investor, terutama investor pemula yang saat ini aktif berinvestasi di pasar modal," kata Jahja.

Saham dengan nominal baru ini akan didistribusikan oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) kepada pemegang saham pada 15 Oktober 2021. 

Salin URL

Pilih semua URL dibawah untuk disalin

Edit komentar

Masukkan kata sandi untuk mengedit postingan

Hapus komentarHapus postingan

Masukkan kata sandi untuk menghapus postiingan

Customer Service 150350 (Indonesia) Support