MY MENU

News

News

Judul
Mirae Asset Sekuritas-BPJS Ketenagakerjaan Daftarkan Jaminan Kerja 1.000 Pekerja Rentan
Penulis
csr.miraeasset.co.id
Tanggal Diciptakan
06/23/2022
Lampiran0
Views
53
Konten

PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan mendaftarkan 1.000 pekerja rentan dari UMKM dan pekerja sosial Kecamatan Tebet sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan sehingga mendapatkan jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JKM).


Muhamad Irfan, Kepala Kantor Cabang BP Jamsostek Jakarta-Menara Jamsostek, mengatakan bahwa pendaftaran jaminan tersebut merupakan bagian dari Gerakan Nasional Peduli Perlindungan Pekerja Rentan (GN Lingkaran) BPJS Ketenagakerjaan sekaligus CSR Mirae Asset Sekuritas.


“Terhitung mulai hari ini, 1.000 pekerja rentan itu sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Kami berterima kasih atas kontribusi Mirae Asset Sekuritas kepada pekerja rentan yang memiliki risiko lebih besar daripada pekerja formal,” ujarnya dalam seremoni penyerahan CSR untuk GN Lingkaran BPJS Ketenagakerjaan di Menara Jamsostek, 16 Juni 2022.


Dia mengatakan dalam program GN Lingkaran itu, BPJS Ketenagakerjaan mendahulukan perusahaan-perusahaan yang sudah patuh dan sudah selesai dengan kewajiban-kewajiban terkait aturan ketenagakerjaan. Kepesertaan pekerja rentan itu, lanjutnya, juga diharapkan dapat menurunkan risiko kerja mereka dalam periode waktu 6 bulan. 


Periode pembayaran premi jaminan GN Lingkaran dapat dilakukan dengan opsi 3 bulan, 6 bulan, atau 9 bulan dan dengan jumlah peserta mulai dari 100 orang. Program itu juga memiliki misi edukasi terkait jaminan ketenagakerjaan kepada pekerja-pekerja rentan yang selama ini belum mengetahui adanya asuransi jaminan kerja karena tidak bekerja di sektor formal.


Irfan berharap selepas 6 bulan, seluruh pekerja tersebut dapat mandiri dan secara sukarela membayar iuran yang sebelumnya dibayarkan Mirae Asset Sekuritas sebanyak Rp 16.800 per bulan, atau artinya dapat dicicil masing-masing pekerja karena sangat terjangkau, yaitu senilai Rp 500-Rp 600 per hari. 


Pada kesempatan yang sama, Ivonne Kaharu, Head of Corporate Secretary Mirae Asset Sekuritas, mengatakan CSR tersebut merupakan bentuk kerja sama perusahaan dengan BPJS Ketenagakerjaan, di mana Mirae Asset Sekuritas sudah aktif berkontribusi dalam GN Lingkaran sejak 2017.


“Sebagai perusahaan sekuritas dengan nilai transaksi saham terbesar dalam 2 tahun terakhir di pasar modal, CSR ini juga merupakan bentuk syukur Mirae Asset Sekuritas bahwa kami sudah comply [patuh] terhadap peraturan ketenagakerjaan dari mulai berdiri pada 2003 dengan karyawan hanya 10 orang, sekarang sudah 600 orang.” 


Dia menyatakan ke depannya perusahaan berharap dapat kembali berkontribusi pada program yang sama dan dapat mengikutsertakan pekerja rentan di lingkungan perusahaan.


Salah satu pekerja rentan yang hadir dalam seremonial penyerahan bantuan jaminan kerja secara simbolis tersebut adalah ibu Ernawati. Ibu berumur 40 tahun yang sehari-harinya berjualan kue dan lontong kaki lima secara turun temurun ini memiliki empat anak sebagai tanggungan. 


Dengan adanya jaminan kerja tersebut, dia berharap risiko pekerjaan informal tersebut dapat berkurang, terutama mengingat dia memiliki beberapa anak yang menjadi tanggungannya jika sewaktu-waktu terkena musibah ketika sedang bekerja. Dengan adanya program itu, dia juga baru mengetahui bahwa ada premi asuransi kerja bagi pekerja informal yang nilai preminya terjangkau.


“Sebelumnya belum tahu ada program perlindungan kerja untuk pekerja informal, sekarang sudah tahu. Terima kasih sekali atas bantuannya.” ###


Tentang PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia 


PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia adalah perusahaan efek anak usaha Mirae Asset Securities Co. Ltd, yang tergabung ke dalam salah satu kelompok usaha jasa keuangan non-bank terbesar di Korea Selatan yaitu Mirae Asset Financial Group. Grup usaha itu memiliki dana kelolaan sekitar US$ 550 miliar (setara Rp 8.000 triliun) pada akhir tahun lalu. 


Mirae Asset Sekuritas Indonesia sebelumnya bernama PT Daewoo Securities Indonesia sejak 2013. Setelah beberapa kali pergantian pemilik dan nama pada 2016, Mirae Asset Securities Co. Ltd. yang juga salah satu perusahaan efek terbesar di Korea Selatan, menjadi pemegang saham Mirae Asset Sekuritas Indonesia dan mengubah namanya hingga menjadi seperti sekarang. 


Per akhir Maret 2022, nilai transaksi Mirae Asset Sekuritas Indonesia Rp 171 triliun sejak awal tahun (year to date), terbesar di antara seluruh anggota bursa di Bursa Efek Indonesia. Setelah Mirae Asset Sekuritas, perusahaan efek di posisi kedua dan ketiga membukukan nilai transaksi masing-masing Rp 127 triliun dan Rp 94 triliun. 


Pada 2021, nilai transaksi Mirae Asset Sekuritas Indonesia mencapai Rp 697 triliun, naik 70% persen jika dibandingkan dengan capaian Rp 410 triliun pada tahun sebelumnya yang diiringi dengan kenaikan pangsa pasar terhadap transaksi saham di bursa menjadi 10,51% dari tahun sebelumnya 9,19%. 


Salin URL

Pilih semua URL dibawah untuk disalin

Edit komentar

Masukkan kata sandi untuk mengedit postingan

Hapus komentarHapus postingan

Masukkan kata sandi untuk menghapus postiingan

Customer Service 150350 (Indonesia) Support

PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)